Komisi VII DPR RI menegaskan pentingnya keseimbangan antara industri air minum dalam kemasan dan kelestarian lingkungan.
DPR menilai bahwa pertumbuhan sektor ini harus diiringi dengan komitmen kuat dalam menjaga ekosistem, terutama melalui upaya konservasi dan pengelolaan sumber air yang berkelanjutan. Selain itu, perusahaan juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, sehingga keberadaan industri tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung kesejahteraan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Simak selengkapnya hanya di Jawa Indonesia.
DPR Dorong Industri AMDK Seimbang
Komisi VII DPR RI menegaskan pentingnya keseimbangan antara aktivitas industri air minum dalam kemasan (AMDK) dengan kelestarian lingkungan. Dalam kunjungan kerja spesifik ke PT Tirta Investama di Klaten, Jawa Tengah, para anggota dewan menyoroti perlunya komitmen nyata dari pelaku industri dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Hal ini dinilai krusial mengingat industri AMDK memiliki ketergantungan tinggi terhadap sumber air.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap industri AMDK terus diperkuat melalui pembentukan panitia kerja (panja). Panja ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang selama ini muncul, termasuk aspek regulasi yang dinilai masih perlu diperbaiki. Dengan adanya panja, diharapkan muncul kebijakan yang lebih komprehensif.
Selain itu, DPR menekankan bahwa setiap perusahaan harus memenuhi persyaratan tertentu sebelum menjalankan usahanya. Salah satu poin utama adalah kewajiban menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk melalui konservasi air. Bahkan, perusahaan diharapkan mampu mengembalikan air ke alam dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan yang mereka gunakan untuk produksi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Komitmen Industri Dalam Konservasi
Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi kepada PT Tirta Investama atas upaya yang telah dilakukan dalam menjaga lingkungan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pembangunan sumur resapan guna mendukung konservasi air tanah. Upaya ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan di sekitar area operasional.
Selain konservasi air, perusahaan juga telah menjalankan program daur ulang plastik. Pengelolaan limbah plastik menjadi isu penting dalam industri AMDK karena tingginya penggunaan kemasan sekali pakai. Inisiatif daur ulang yang dilakukan diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus menjadi contoh bagi perusahaan lain.
Meski demikian, DPR menilai upaya tersebut perlu diterapkan secara merata oleh seluruh pelaku industri. Standarisasi dalam pengelolaan lingkungan dinilai penting agar tidak terjadi ketimpangan antara perusahaan yang sudah menerapkan praktik berkelanjutan dengan yang belum. Dengan demikian, seluruh industri dapat bergerak ke arah yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga:Â Viral! Bayar THR Dicicil, Perusahaan Di Temanggung Jadi Sorotan Publik!
Tantangan Sampah Plastik Dan Regulasi
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam industri AMDK adalah masalah sampah plastik. DPR menilai bahwa volume sampah plastik saat ini masih menjadi persoalan serius yang belum sepenuhnya teratasi. Kapasitas daur ulang yang ada dinilai belum mampu mengimbangi jumlah limbah yang dihasilkan.
Akibatnya, Indonesia masih harus mengandalkan impor bahan baku plastik daur ulang untuk memenuhi kebutuhan industri. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara produksi limbah dan kemampuan pengelolaannya. DPR pun mendorong adanya solusi konkret untuk mengatasi persoalan tersebut, baik melalui kebijakan maupun investasi.
Faktor regulasi juga menjadi sorotan dalam diskusi ini. Beberapa kendala dalam pengembangan industri daur ulang diduga berkaitan dengan aturan yang belum optimal atau kurang mendukung. Oleh karena itu, DPR berkomitmen untuk mengkaji ulang regulasi agar dapat mendorong pertumbuhan industri daur ulang sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.
Peran Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah turut memiliki peran penting dalam memastikan keberadaan industri AMDK memberikan manfaat bagi masyarakat. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan harapannya agar dampak ekonomi dari keberadaan PT Tirta Investama benar-benar dirasakan oleh warga sekitar. Hal ini mencakup kontribusi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyoroti persoalan kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Klaten setiap tahun. Menurutnya, perusahaan AMDK dapat mengambil peran lebih aktif dalam membantu mengatasi masalah tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dinilai penting untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.
Di sisi lain, PT Tirta Investama menyatakan komitmennya terhadap konservasi lingkungan. Perusahaan telah bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sejak 2021 untuk mengukur dampak pengelolaan air melalui metode Volumetric Water Benefit Accounting (VWBA). Melalui pendekatan ini, perusahaan menargetkan tercapainya Positive Water Impact pada tahun 2030, sekaligus memperkuat peran industri dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari papua60detik.id
- Gambar Kedua dari papua60detik.id

