Home / Ekonomi & Pembangunan / Ponorogo Bangun Monumen Reog Megah, Rp6 Miliar Digelontorkan

Ponorogo Bangun Monumen Reog Megah, Rp6 Miliar Digelontorkan

Monumen Reog megah

Pemerintah Ponorogo menggelontorkan Rp6 miliar untuk membangun Monumen Reog megah, menarik perhatian publik luas.

Monumen Reog megah

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melanjutkan pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) untuk mengembangkan wisata budaya. Proyek di Desa Sampung mengalokasikan anggaran Rp6 miliar APBD 2026. Langkah ini diharapkan mempercantik Ponorogo, menarik wisatawan, dan meningkatkan perekonomian lokal.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Fokus Pembangunan Infrastruktur Pendukung MRMP

Anggaran sebesar Rp6 miliar yang dialokasikan dalam APBD 2026 sepenuhnya difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana pendukung kawasan MRMP. Ini merupakan strategi pemerintah daerah untuk memastikan kenyamanan dan kelengkapan fasilitas bagi pengunjung yang datang. Fokus ini menunjukkan pendekatan yang terukur dalam pengembangan destinasi wisata.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menjelaskan bahwa pembangunan tidak menyentuh bangunan utama monumen. Sebaliknya, pekerjaan akan terkonsentrasi pada fasilitas penunjang yang krusial. Prioritas ini mencerminkan perencanaan yang matang demi keberlangsungan proyek.

Fasilitas yang akan dibangun meliputi toilet, mushala, serta infrastruktur pendukung lainnya yang vital. Penambahan fasilitas ini bertujuan untuk memaksimalkan fungsi MRMP sebagai destinasi wisata budaya yang lengkap dan nyaman. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.

Antusiasme Masyarakat dan Potensi Wisata

Meskipun pembangunan kawasan MRMP belum sepenuhnya rampung, animo masyarakat untuk berkunjung sudah sangat tinggi. Fenomena ini menunjukkan bahwa MRMP telah berhasil menarik perhatian publik bahkan sebelum sepenuhnya selesai. Tingginya minat masyarakat merupakan indikator positif bagi masa depan destinasi ini.

Kawasan tersebut kini mulai menjadi alternatif destinasi wisata baru yang menarik di Kabupaten Ponorogo. Potensi ini perlu dioptimalkan dengan penyelesaian fasilitas pendukung yang memadai. MRMP diharapkan dapat menjadi ikon baru yang membanggakan bagi Ponorogo.

Baca Juga: Polda Jateng Gerebek Gudang LPG Oplosan Di Semarang, Omzet Tembus Miliaran

Kehati-Hatian Dalam Melanjutkan Proyek

 ​​Kehati-Hatian Dalam Melanjutkan Proyek​​​​​

Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan sangat berhati-hati dalam melanjutkan pembangunan kawasan MRMP. Sikap ini diambil untuk memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehati-hatian menjadi kunci utama dalam menjaga integritas proyek.

Lisdyarita berencana untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum melanjutkan proyek. Langkah ini diambil untuk memastikan kelanjutan proyek berjalan transparan dan akuntabel. Koordinasi dengan KPK menunjukkan komitmen terhadap praktik pemerintahan yang bersih dan bebas dari potensi masalah di kemudian hari.

Beliau menekankan pentingnya memastikan tidak ada persoalan di kemudian hari, meskipun yang dibangun adalah fasilitas pendukung. Pendekatan proaktif ini bertujuan untuk menghindari potensi masalah hukum atau administratif. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap kelancaran dan legalitas proyek.

Masa Depan Monumen Reog Dan Museum Peradaban

Dengan alokasi anggaran dan komitmen pemerintah daerah, masa depan Monumen Reog dan Museum Peradaban terlihat cerah. Proyek ini diharapkan dapat menjadi magnet pariwisata yang signifikan. Pembangunan yang berhati-hati dan terencana akan memastikan kelestarian dan keberlanjutan destinasi.

Pengembangan fasilitas pendukung akan memperkuat daya tarik MRMP sebagai pusat budaya dan edukasi. Ini akan menciptakan pengalaman yang lebih kaya bagi wisatawan yang berkunjung. Integrasi museum dan monumen akan memberikan nilai tambah yang besar.

Secara keseluruhan, proyek MRMP tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan identitas budaya Ponorogo. Melalui proyek ini, diharapkan Reog Ponorogo akan semakin dikenal luas dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah.

Jangan lewatkan update berita seputaran Jawa Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari jatim.antaranews.com
Tagged: