Home / Lingkungan & Bencana / Tanggul Sungai Bremi Jebol, Ratusan Rumah Warga Pekalongan Terendam Banjir

Tanggul Sungai Bremi Jebol, Ratusan Rumah Warga Pekalongan Terendam Banjir

Tanggul Sungai Bremi Jebol Ratusan Rumah Terendam

Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol akibat hujan deras, menyebabkan ratusan rumah warga kebanjiran dan aktivitas masyarakat lumpuh.

Tanggul Sungai Bremi Jebol Ratusan Rumah Terendam

Bencana banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, setelah tanggul Sungai Bremi dilaporkan jebol. Peristiwa ini menyebabkan ratusan rumah warga terendam air dengan ketinggian bervariasi, memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Jebolnya tanggul Sungai Bremi terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Debit air sungai yang meningkat drastis membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan aliran air, hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Kronologi Jebolnya Tanggul Sungai Bremi

Peristiwa jebolnya tanggul Sungai Bremi dilaporkan terjadi pada dini hari, saat hujan deras masih mengguyur wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Air sungai yang terus naik membuat tekanan pada tanggul semakin besar.

Warga sekitar mengaku sempat melihat tanda-tanda keretakan pada tanggul beberapa jam sebelum jebol. Namun derasnya arus sungai membuat upaya penanganan darurat sulit dilakukan.

Tak lama berselang, tanggul akhirnya jebol dan air langsung mengalir deras ke kawasan permukiman. Dalam waktu singkat, puluhan hingga ratusan rumah warga terendam banjir.

Ratusan Rumah Terendam Banjir

Akibat jebolnya tanggul, ratusan rumah warga di beberapa desa sekitar Sungai Bremi terendam air. Ketinggian banjir dilaporkan bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai dada orang dewasa di beberapa titik.

Selain rumah warga, fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan jalan desa juga ikut terdampak. Aktivitas masyarakat pun lumpuh karena akses jalan tergenang air.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau pos pengungsian sementara. Mereka hanya sempat menyelamatkan barang-barang penting sebelum air semakin tinggi.

Baca Juga: Atap Tiga Kelas SD di Majalengka Tiba-Tiba Ambruk Setelah Siswa Pulang, Ada Apa Sebenarnya?

Upaya Evakuasi dan Penanganan Darurat

Upaya Evakuasi dan Penanganan Darurat

Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan upaya evakuasi warga terdampak. Petugas diterjunkan untuk membantu warga keluar dari rumah yang terendam banjir.

Perahu karet digunakan untuk menjangkau kawasan yang sulit dilalui kendaraan. Prioritas evakuasi diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

Selain evakuasi, petugas juga mendirikan posko darurat untuk menyalurkan bantuan logistik. Bantuan berupa makanan siap saji, air bersih, dan selimut mulai didistribusikan kepada warga terdampak.

Penyebab dan Kondisi Tanggul

Jebolnya tanggul Sungai Bremi diduga kuat akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan debit air sungai meningkat drastis. Kondisi tanggul yang sudah tua juga disebut memperparah situasi.

Beberapa warga menyebut tanggul tersebut sebelumnya sudah sering mengalami rembesan saat hujan deras. Namun perbaikan permanen belum dilakukan secara menyeluruh.

Pemerintah daerah menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tanggul. Langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Harapan Warga dan Langkah Ke Depan

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan tanggul Sungai Bremi secara permanen. Mereka khawatir banjir akan kembali terjadi jika hujan deras kembali turun.

Selain perbaikan tanggul, warga juga meminta normalisasi sungai dan peningkatan sistem drainase di kawasan permukiman. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir.

Pemerintah daerah berkomitmen melakukan penanganan pascabanjir, termasuk perbaikan infrastruktur dan pendataan kerugian warga. Dengan langkah yang tepat, diharapkan dampak banjir dapat diminimalkan dan warga bisa kembali beraktivitas normal.

Jangan lewatkan update berita seputaran Jawa Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Utama dari BeritaSatu.com
  2. Gambar Kedua dari Suara Merdeka Rakyat
Tagged: