Peristiwa banjir bandang yang melanda Purabaya Sukabumi, menjadi perhatian luas publik hanyut terbawa arus viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat bangunan rumah runtuh seketika saat diterjang arus air bercampur lumpur yang datang dengan kekuatan besar.
Kejadian tersebut menimbulkan kepanikan warga dan menggambarkan dahsyatnya bencana yang terjadi dalam waktu singkat. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Jawa Indonesia.
Detik-Detik Rumah Ambruk Terekam dan Viral
Video yang merekam detik-detik rumah roboh tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Dalam tayangan itu, warga terdengar berteriak panik saat bangunan rumah mulai bergeser sebelum akhirnya runtuh dan terseret arus.
Banyak warganet mengaku terkejut melihat betapa cepatnya rumah tersebut hancur, seolah tak mampu menahan tekanan air banjir bandang.
Viralnya video tersebut memicu empati luas dari masyarakat. Banyak netizen menyampaikan doa dan dukungan bagi korban terdampak.
Tidak sedikit pula yang menyoroti kondisi lingkungan di sekitar lokasi kejadian, mempertanyakan faktor-faktor yang membuat banjir bandang begitu mudah terjadi dan berdampak sangat parah.
Kerusakan Akibat Banjir Bandang
Akibat banjir bandang di Purabaya, sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga hanyut terbawa arus.
Warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena khawatir banjir susulan. Selain rumah, fasilitas umum seperti jembatan kecil, jalan lingkungan, dan lahan pertanian warga juga ikut rusak.
Sebagian warga kehilangan harta benda dalam sekejap. Perabot rumah tangga, dokumen penting, hingga hasil panen tersapu banjir.
Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, trauma dirasakan kuat oleh warga, terutama mereka yang menyaksikan langsung rumah runtuh di hadapan mata.
Baca Juga:
Dugaan Penyebab Banjir Bandang
Banjir bandang di wilayah Purabaya dinilai tidak hanya dipicu oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh kondisi lingkungan di daerah hulu.
Berkurangnya tutupan vegetasi, pendangkalan sungai, serta penyempitan alur air diduga memperparah laju banjir. Ketika hujan deras turun, air dengan cepat mengalir membawa material lumpur, batu, dan kayu menuju pemukiman.
Wilayah Purabaya sendiri dikenal sebagai daerah yang memiliki kontur berbukit dengan aliran sungai kecil yang bermuara ke wilayah permukiman.
Dalam kondisi normal, sungai tersebut tidak membahayakan. Namun saat hujan ekstrem, kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air yang meningkat tajam, sehingga banjir bandang sulit dihindari.
Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di Jawa Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari strateginews.id