Pemprov Jateng kebut perbaikan jalan menjelang Lebaran, pastikan arus mudik aman, nyaman dan lancar bagi seluruh pemudik.
Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan jalan strategis. Langkah ini diambil agar para pemudik bisa melintasi wilayah Jateng dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan.
Simak di Jawa Indonesia rincian upaya perbaikan jalan serta rute-rute yang menjadi prioritas.
Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Jelang Mudik Lebaran
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sedang mempercepat perbaikan dan preservasi jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan agar kondisi jalan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan.
Selama tiga bulan terakhir, sekitar 106 titik jalan di 35 kabupaten/kota telah diperbaiki. Ruas jalan tersebut mencakup berbagai area strategis yang menjadi jalur utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
Pemantapan infrastruktur ini juga menjadi upaya pemerintah untuk mendukung kegiatan ekonomi regional. Jalan yang mantap diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar arus distribusi komoditas menjelang Hari Raya.
Tiga Ruas Jalan Prioritas Diresmikan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan tiga ruas jalan yang masuk dalam program preservasi pada Jumat (13/2/2026). Ruas pertama adalah Brigjend Sudiarto di Semarang sepanjang 3,2 kilometer, ruas kedua Semarang–Godong sekitar 2 kilometer, dan ruas Weleri–Patean sepanjang 1,8 kilometer.
Total anggaran untuk preservasi ketiga ruas jalan tersebut mencapai Rp77 miliar. Pengerjaan meliputi perbaikan lapisan aspal, penambalan lubang, serta penataan rambu dan marka jalan.
Luthfi menekankan, pemantapan ruas jalan ini tidak hanya penting untuk keselamatan, tetapi juga menjadi jalur vital bagi pergerakan ekonomi di provinsi. Infrastruktur jalan yang baik mendorong efisiensi distribusi dan mobilitas masyarakat.
Baca Juga:Â Kemen PU Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Jawa Timur
Perbaikan 106 Titik Jalan Di Seluruh Jateng
Secara keseluruhan, pemerintah provinsi telah menuntaskan perbaikan 106 titik jalan dengan nilai total Rp676 miliar. Pekerjaan ini mencakup berbagai kegiatan preservasi, termasuk perbaikan permukaan jalan, penguatan struktur, dan pemeliharaan rutin.
Pemantapan ini mencapai sekitar 94 persen dari target yang ditetapkan. Luthfi menyebut bahwa meskipun sebagian besar pekerjaan selesai, hujan dengan intensitas tinggi beberapa pekan terakhir menyebabkan beberapa titik jalan kembali mengalami kerusakan.
Untuk itu, pemerintah provinsi memerintahkan penambalan lubang segera dilakukan, sehingga kondisi jalan siap digunakan menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Layanan Pelaporan Jalan Rusak Online
Guna mempercepat penanganan jalan rusak, Luthfi menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum membuka layanan laporan jalan rusak secara online. Layanan ini aktif 24 jam dan menerima pengaduan masyarakat secara langsung.
Kabupaten/kota juga diarahkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan menambal lubang dan memperbaiki ruas jalan kritis. Langkah ini menjadi bagian dari prioritas pemerintah provinsi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan distribusi logistik.
Layanan digital ini memudahkan koordinasi antarwilayah dan meningkatkan respons cepat terhadap kerusakan jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Jalan Mantap Untuk Ekonomi Dan Keselamatan
Luthfi menegaskan, pemantapan jalan tidak hanya penting untuk kenyamanan perjalanan masyarakat, tetapi juga menjaga pergerakan ekonomi dan investasi di Jateng. Konektivitas jalan yang baik mendukung distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, dan aktivitas ekonomi lokal.
Pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota akan terus mengevaluasi kondisi jalan menjelang Idulfitri. Evaluasi dilakukan sesuai roadmap pembangunan infrastruktur yang telah ditetapkan, sehingga puncak arus mudik bisa berjalan lancar.
Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan gangguan lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, dan memastikan jalur distribusi tetap lancar di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jateng.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari jateng.antaranews.com
