Home / Masyarakat & Kisah Lokal / Tragis! Banjir Bojong Tegal Renggut Nyawa Pelajar, Korban Ditemukan Tewas

Tragis! Banjir Bojong Tegal Renggut Nyawa Pelajar, Korban Ditemukan Tewas

Tragis! Banjir Bojong Tegal Renggut Nyawa Pelajar, Korban Ditemukan Tewas

Kisah heroik Ajun Arman Permadi, seorang pelajar SMK Al Yaman Tegal, berakhir tragis setelah terseret arus banjir deras saat hujan besar.

Tragis! Banjir Bojong Tegal Renggut Nyawa Pelajar, Korban Ditemukan Tewas

​ Niat mulianya menolong sesama saat banjir melanda, berujung pada hilangnya nyawa. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat akan bahaya alam dan pentingnya kewaspadaan.

Berikut ini, Jawa Indonesia akan menyoroti kerentanan wilayah terhadap bencana dan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat.

Pencarian Dramatis Berakhir Duka

Setelah seharian pencarian intensif yang penuh harapan dan kekhawatiran, Ajun Arman Permadi ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Jasadnya terseret arus banjir sejauh lebih dari 10 kilometer dari lokasi kejadian awal di Bojong, mengakhiri penantian panjang keluarga dan tim penyelamat. Penemuan ini membawa kepastian yang pahit bagi semua yang terlibat.

Jasad Ajun ditemukan pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, di bantaran Kali Gung, Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, Tegal. Tim pencari yang fokus menyisir aliran drainase dari TKP hingga ke daerah aliran Kali Gung akhirnya berhasil menemukan korban tertimbun sampah dan pasir. Lokasi penemuan yang jauh menunjukkan dahsyatnya arus banjir.

Berbagai unsur, mulai dari SAR gabungan, TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat setempat, terlibat aktif dalam operasi pencarian. Mereka bekerja tanpa lelah, siang dan malam, menunjukkan solidaritas yang luar biasa dalam upaya menemukan Ajun. Dedikasi tim pencari adalah cerminan kepedulian yang mendalam.

Identifikasi dan Konfirmasi

Camat Bojong, Mochamad Dhomiri, segera memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas jenazah yang ditemukan. Menurutnya, ciri-ciri fisik yang melekat pada jenazah sangat sesuai dan tidak diragukan lagi adalah Ajun, memberikan kejelasan atas peristiwa tragis ini. Konfirmasi ini penting untuk proses selanjutnya.

Tim SAR gabungan dengan sigap melakukan evakuasi jenazah dari lokasi penemuan yang cukup sulit ke daratan. Mereka juga melaksanakan identifikasi awal secara cermat di tempat kejadian. Hasil identifikasi menunjukkan kecocokan data dengan laporan korban yang dinyatakan hilang, memperkuat keyakinan bahwa jenazah tersebut adalah Ajun.

Selanjutnya, jenazah Ajun dibawa ke ruang jenazah RSUD DR Suselo untuk menjalani proses visum guna kepentingan penyelidikan dan administrasi. Setelah semua prosedur medis dan identifikasi final selesai, jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan dan proses pemakaman yang layak.

Baca Juga: Ritual Harta Karun Di Bandung Berakhir Tragis, 2 Orang Tewas Tertimbun

Kronologi Kejadian Heroik

Kronologi Kejadian Heroik

Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu (4/2) sore, ketika wilayah Kecamatan Bojong, yang berada di lereng Gunung Slamet, diguyur hujan deras tanpa henti. Kondisi ini dengan cepat memicu banjir bandang yang melumpuhkan sebagian ruas jalan. Ajun, yang merupakan siswa SMK Al Yaman dan warga Desa Kreman, Warureja, sedang berada di lokasi kejadian.

Menurut kesaksian para saksi mata di lokasi kejadian, Ajun terlihat berusaha memberikan pertolongan kepada seorang pengendara motor yang terjebak di tengah derasnya arus banjir. Insiden tersebut terjadi tepat di depan sebuah warung bakso di Jalan Raya Bojong, sekitar pukul 16.20 WIB, menunjukkan kepedulian Ajun yang luar biasa.

Seorang saksi bernama Esa, dalam rekaman video yang beredar, menceritakan detik-detik mengerikan tersebut. Ia melihat Ajun mencoba membelokkan motor namun terjatuh, motornya terlepas, dan Ajun seketika hanyut terbawa arus deras. Esa mengaku sempat mendekat untuk menolong, namun tidak mampu melawan kekuatan arus yang begitu dahsyat.

Mengenang Jasa Seorang Pahlawan

Kepergian Ajun Arman Permadi dalam kondisi yang begitu menyayat hati ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman-teman sekolah, dan seluruh masyarakat Tegal. Ia akan selalu dikenang sebagai sosok pemberani yang tidak ragu mengorbankan nyawanya demi menolong sesama, sebuah tindakan heroik yang patut diacungi jempol.

Kisah heroik Ajun menjadi cerminan sejati dari nilai-nilai kemanusiaan dan kepahlawanan, sebuah pengingat abadi akan kebaikan hati yang tulus di tengah musibah. Semoga semangat altruisme dan keberanian Ajun dapat menginspirasi banyak orang untuk selalu peduli, berempati, dan siap membantu sesama yang membutuhkan.

Pemerintah daerah, bersama dengan masyarakat luas, diharapkan dapat mengambil pelajaran berharga dari tragedi ini. Peningkatan infrastruktur penanggulangan banjir yang lebih tangguh, serta edukasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana yang komprehensif. Menjadi sangat krusial untuk mencegah terulangnya insiden memilukan seperti ini di masa mendatang dan melindungi warga.

Jangan lewatkan update berita seputar Jawa Indonesia serta beragam informasi menarik yang dapat memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar pertama dari panturapost.com
  • Gambar Utama dari radarcbs.com
Tagged: